Inilah Daftar Penyakit yang Biasa Menyerang Hati

Inilah Daftar Penyakit yang Biasa Menyerang Hati РSeperti yang sudah sangatlah banyak kita ketahui dan juga kita pahami bahwa hati merupakan salah satu organ tubuh  yang sangat banyak di perhatikan orang untuk mendapatkan perhatian yang lebih intens.

Sama seperti organ lainnya, hati juga rentan terhadap penyakit, gangguan, atau infeksi bila kesehatannya tidak dijaga dengan baik. Penyakit hati dapat menyebabkan kerusakan dan memengaruhi fungsi normal organ tersebut. Selain hepatitis, inilah daftar penyakit yang bisa menyerang hati. Disimak, ya!

Inilah Daftar Penyakit yang Biasa Menyerang Hati

1. Hepatitis
Hepatitis merupakan kondisi peradangan pada hati. Penyakit hati ini disebabkan oleh infeksi virus hepatitis dan kondisi lain seperti konsumsi alkohol, obat-obatan tertentu, atau penyakit autoimun.

Ada lima tipe hepatitis yang disebabkan infeksi virus, yaitu:

Hepatitis A disebabkan oleh virus hepatitis A (HAV). Tipe ini ditularkan melalui vxmldirectory makanan atau minuman yang terkontaminasi feses dari penderita hepatitis A.
Hepatitis B ditularkan melalui kontak dengan cairan tubuh dari orang yang terinfeksi virus hepatitis B (HBV). Cairan tubuh tersebut bisa berupa darah, cairan vagina, atau air mani.
Hepatitis C disebabkan oleh virus hepatitis C (HCV) yang juga ditularkan melalui cairan tubuh penderita. Biasanya penularan terjadi akibat penggunaan jarum suntik yang terkontaminasi atau hubungan seksual.
Hepatitis D disebabkan oleh virus hepatitis D (HDV). Hepatitis tipe ini hanya terjadi bersamaan dengan infeksi hepatitis B. Sebab, virus hepatitis D tidak dapat berkembang biak tanpa adanya hepatitis B. Hepatitis D termasuk tipe hepatitis yang jarang terjadi.
Hepatitis E merupakan penyakit yang ditularkan melalui air yang terkontaminasi. Penyakit ini disebabkan virus hepatitis E (HEV). Hepatitis E ditemukan di lingkungan dengan sanitasi yang buruk.

2. Perlemakan hati atau fatty liver
Mengutip Cleveland Clinic, perlemakan hati (fatty liver) atau hepatic steatosis disebabkan penumpukan lemak berlebih pada hati. Jika dibiarkan, ini dapat memicu peradangan hati yang menimbulkan jaringan parut hingga terjadi sirosis.

Ada dua tipe perlemakan hati: alcoholic fatty liver disease dan nonalcoholic fatty liver disease.

Alcoholic fatty liver disease terjadi pada orang yang mengonsumsi alkohol secara berlebihan. Terlalu banyak minum alkohol dapat merusak hati, sehingga tidak bisa memecah lemak dengan baik. Ini menyebabkan penumpukan lemak pada hati.

Sebaliknya, nonalcoholic fatty liver disease bisa terjadi pada orang yang tidak mengonsumsi terlalu banyak alkohol. Penyebabnya belum diketahui secara pasti. Beberapa faktor yang bisa meningkatkan risikonya adalah obesitas, diabetes tipe 2, resistansi insulin, dan kadar lemak yang tinggi dalam darah, terutama trigliserida.

3. Abses hati
Abses hati adalah kumpulan nanah di dalam kantung yang terbentuk pada hati. Nanah adalah cairan yang terdiri dari sel darah putih dan sel mati yang terbentuk ketika tubuh melawan infeksi. Dijelaskan di laman Healthgrades, umumnya abses hati disebabkan oleh infeksi bakteri atau parasit.

Kondisi ini bisa dipicu oleh infeksi yang menyebar dari organ lain di dalam perut, seperti saluran empedu, usus, atau infeksi yang menyebar ke hati melalui aliran darah dari bagian lain di dalam tubuh. Selain itu, abses hati juga bisa terjadi setelah operasi atau akibat cedera lain pada hati.

Gejala yang bisa ditimbulkan di antaranya nyeri perut bagian kanan atas, demam, menggigil, urine berwarna gelap, diare, mual, muntah, kehilangan nafsu makan dan kulit serta bagian putih mata menguning (penyakit kuning atau jaundice).